Detik-detik Meninggalkan Jogja

Yogyakarta. Kota tempat aku menuntut ilmu sejak SMU dulu. Berjuta kenangan tak terlupakan tersimpan dalam memoriku. Tak terasa sebentar lagi aku harus mengangkat kakiku dari kota gudeg ini.
Masa yang lama berada di jogja membuat aku merasa betah didalamnya. Jogja bagai rumah kedua bagiku setelah Tanjungbatu (my lovely city :p). Masyarakatnya yang ramah membuat para pendatang mudah membaur didalamnya. Tak salah jika kata-kata Jogja Berhati Nyaman disematkan untuknya. Karena kenyamanan itu memang ada bagi siapa saja yang hidup didalamnya. Hal ini bukan hanya pengakuanku sendiri, Read the rest of this entry »

Ketika Ban Motor Bocor Diwaktu Malam Ditengah Hutan

Hari sabtu, 9 Agustus 2008 Aku dan temanku, Abe, melakukan perjalanan ke Purworejo. Tujuan kami adalah menuju ke rumah teman yang bersamaku itu (Abe) yang memang asli Purworejo. Dari kos-kosan berangkat beberapa menit sebelum adzan maghrib dikumandangkan. Setelah melakukan perjalanan sejauh 10 kilometer dari kos, kami mampir sejenak ke Masjid Uswatun Hasanah, yang terletak disekitar perempatan kentungan, untuk menunaikan yang tidak boleh ditinggalkan, sholat maghrib.

Setelah me-refresh-kan diri dengan sholat, Read the rest of this entry »

Bulan Merah Putih

Bulan agustus identik dengan warna merah dan putih. Warna itu berasal dari warna bendera bangsa ini. Hampir setiap rumah disetiap daerah memasang bendera yang hanya memiliki dua warna tersebut. Bentuknya pun bermacam-macam. Bentuk standar bendera yang berbentuk persegi panjang sudah tentu ada. Bentuk-bentuk lainnya seperti bentuk bordiran ditepi-tepi bagian atap rumah, bentuk umbul-umbul, bentuk bendera-bendera kecil yang berjumlah banyak dengan posisi vertikal, dan banyak lagi kreasi bentuk lainnya. Read the rest of this entry »