Kembali ke Tanjungbatu

Alhamdulillah..akhirnya sampai juga di kota tercinta, Tanjungbatu. Tidak tampak perbedaan wajah Tanjungbatu setahun yang lalu dengan wajah Tanjungbatu saat ini. Tetapi kalau dibandingkan dengan beberapa tahun yang lalu tentu sangat terlihat perbedaannya. Jalan-jalan yang semakin beraspal. Bangunan-bangunan yang semakin menarik. Bocah-bocah yang semakin dewasa (yaiyala).

Kerinduanku pada masakan ibu akhirnya terbalas juga. Rendang, Sayur Bayam, Ikan Sambal (rasanya tiada duanya :) ) adalah sebagian makanan yang aku paporit kan. Apalagi pada saat-saat hari lebaran yang sebentar lagi akan tiba. Lontong buatan ibuku yang punya cita rasa tersendiri adalah salah satu makanan yang hadir diwaktu lebaran. Walau dicampur dengan rendang, Lontong buatan ibuku tetap enak untuk dinikmati. Apalagi diadu dengan sayur yang kuahnya bersantan. Mm.. rasanya mengguncang dunia. sampai bumi pun ikut bergetar.

Satu hal yang membuat Aku senang terhadap perubahan Tanjungbatu yang lainnya adalah fasilitas warung internet (Warnet) yang mulai bermunculan. Karena kalau tidak ada internet yang bisa Aku gunakan di Tanjungbatu ini tentu tulisan ini belum bisa dipublikasikan. Tarifnya pun cukup murah untuk ukuran kotaku yang masih terus berkembang ini. Yakni lima ribu rupiah per jam.

Pengunjung Warnet di Tanjungbatu semakin hari semakin bertambah. Rata-rata mereka lebih sering mengakses situs pertemanan yang fenomenal saat ini, Friendster. Friendster inilah yang lebih banyak menarik pengunjung untuk menggunakan internet. Semoga saja penggunaan internet di Tanjungbatu dapat lebih bermanfaat lagi sehingga dapat menghasilkan generasi-generasi yang berwawasan teknologi informasi dan dapat memberikan perubahan ke arah yang lebih baik bagi Tanjungbatu.

3 Responses to “Kembali ke Tanjungbatu”

  1. iselsariandi Says:

    HE…HEE….LAM KENAL

  2. iselsariandi Says:

    kapan ya… sesama bloger kita ke tanjungbatu…? asyik tu…

  3. inovadli Says:

    Lam knal jg..
    skarang aj k tanjungbatu, hehe


Leave a Reply