RSS

Menancapkan Keteguhan

06 Mar

sprout2Manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan kelebihan akal pikiran dimana kelebihan ini tidak dimiliki oleh makhluk lainnya. Namun manusia juga diberikan keterbatasan atau kekurangan dalam menjalani roda kehidupannya. Secara khusus keterbatasan yang dimiliki oleh seorang manusia berbeda dengan manusia lainnya. misal ada yang memiliki keterbatasan dalam bidang eksakta, namun ada pula yang memiliki keterbatasan dalam bidang ilmu sosial.

 

Namun secara umum keterbatasan yang dipunyai manusia adalah dalam hal mengelola hawa dan nafsunya. Setiap manusia tanpa terkecuali dituntut untuk bisa mengelola hawa nafsunya dengan baik. Hal ini diharuskan karena jika manusia itu salah dalam mengelola hawa nafsu yang dimilikinya maka akibat buruk yang tidak diinginkan akan menantinya.

 

Mengelola hawa nafsu memang tidak mudah bagi yang memiliki keimanan terbatas. Dan keterbatasan iman bukanlah suatu keburukan nasib yang harus diterima seseorang tanpa bisa diubah. Bagi seseorang yang memiliki keimanan yang kokoh akan merasa seperti dimudahkan dalam melawan hawa nafsu yang menyerang. Karena rasa percaya yang kuat bahwa sebuah kenikmatan hakiki akan diperolehnya jika mampu mengabaikan setiap hawa nafsu yang mengajak kepada keburukan.

 

Memang untuk bisa menang dari segala hawa keburukan dibutuhkan pegangan yang kuat terhadap agama. Dibutuhkan keyakinan yang mantap terhadap Allah SWT Yang Maha Memiliki hawa nafsu tersebut.

 

Keteguhan yang berpegangan pada sesuatu yang bersifat duniawi adalah keteguhan yang semu. Sewaktu-waktu keteguhan tersebut dapat melenceng dari apa yang telah ditetapkan. Namun keteguhan yang berpegangan pada keyakinan terhadap Allah SWT mampu menjadikan seseorang tahan terhadap segala bantingan dunia.

 

Semoga semua insan di muka bumi ini, khususnya Penulis, makhluk yang diberikan kelebihan akal pikiran oleh Allah SWT. mampu memiliki keteguhan hakiki tersebut sehingga menjadi manusia yang mampu menjalani kehidupan yang selalu berputar bagaikan roda ini. Karena jika seseorang sudah memiliki keyakinan yang kuat terhadap Allah SWT, yakin dengan segala jani-janji yang telah ditetapkan oleh-Nya maka segala yang dijalani baik itu berupa kenikmatan maupun ujian akan terasa nikmat dijalani.

 

(Sebuah Nasehat Untuk Penulis)

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 6, 2009 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: