RSS

Menciptakan Wisata Unik di Pulau Kundur.

25 Sep

Kundur Island Map

Pariwisata oleh kebanyakan orang identik dengan sesuatu yang berbau pantai, gunung, taman, atau segala yang berhubungan dengan keindahan alam. Hal ini memang tidak dapat dipungkiri karena pada umumnya setiap orang yang melakukan kunjungan wisata tentu saja yang dicari adalah tempat-tempat yang menawarkan keindahan yang mampu menghilangkan rasa lelah akibat rutinitas pekerjaan.

Bagus atau tidaknya suatu objek wisata tidak hanya sekedar mengandalkan keindahan alam saja. Tetapi juga dibutuhkan pengelolaan yang baik agar objek wisata tersebut bisa tetap terlihat indah. Tata kelola yang baik juga sangat berperan penting bagi kemajuan sebuah objek wisata. Tanpa adanya campur tangan para pengelola, bukan tidak mungkin sebuah objek wisata akan mengalami penurunan kunjungan wisatawan.

Tata kelola yang baik terhadap sebuah objek wisata tidak hanya sekedar pada tempat wisata skala kecil saja tetapi juga mencakup segala jenis objek wisata hingga skala besar seperti Pantai Kuta di Bali. Bayangkan saja jika pantai yang popularitasnya sudah ke mancanegara ini dibiarkan begitu saja tanpa adanya perawatan. Sampah-sampah akan mengotori sepanjang pantai yang bisa menyebabkan wisatawan enggan untuk menginjakkan kakinya kembali ke pantai ini. Sebaliknya, sebuah tempat yang biasa saja akan tampak menarik dan diserbu para wisatawan jika ada sejumlah pihak yang turun tangan untuk mengelolanya seperti Pantai Telunas di Pulau Sugi, Kecamatan Moro, Kepri. Dulu sebelum dikelola oleh investor, Pantai Telunas ini sepi dan tidak ada yang mengenalnya.

Tidak hanya Pulau Sugi saja yang bisa berubah dari pulau kecil yang sepi hingga menjadi rujukan wisatawan mancanegara. Tempat lain entah dimana itu jika adanya tata kelola yang baik tentu akan mengundang rasa penasaran wisatawan untuk mengunjunginya. Begitu juga dengan Pulau Kundur, yaitu salah satu pulau yang terdapat di Kepulauan Riau.

Pulau Kundur adalah salah satu pulau yang pariwisatanya masih belum tergarap. Letaknya yang tidak begitu jauh dari negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia sangat berpotensi untuk dikembangkan sebuah objek wisata yang dikelola secara serius. Sebagian orang mungkin mengenal pulau ini sebagai daerah penghasil timah karena memang tidak ada objek wisata yang menjadi andalan di pulau ini.

Sebagai orang yang dibesarkan di Pulau Kundur, saya melihat beberapa potensi wisata yang bisa dikembangkan di pulau ini. Salah satunya adalah wisata dengan menjelajahi desa-desa yang masih alami yang terdapat di Pulau Kundur (Village Tour). Kegemaran saya berpetualang tidak saya lewatkan untuk menjelajahi setiap sudut yang ada di pulau ini. Sebagai warga yang sudah bertahun lamanya tinggal di Pulau Kundur tentu saja sudah tidak terhitung lagi betapa seringnya saya menjelajahi pulau ini. Dari penelusuran tersebut saya melihat beberapa desa yang cukup berpotensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Desa tersebut adalah Sei Sebesi hingga menuju Tanjung Berlian.

Pemandangan di Desa Sei Sebesi hingga ke Tanjung Berlian memang cukup segar untuk dipandang. Desa yang dibelah dengan jalanan beraspal cantik ini memiliki jalur sungai kecil yang terdapat di pinggir jalan. Selain itu di desa ini juga masih terdapat hunian warga yang masih menggunakan model rumah panggung.

Jarak dari Desa Sei Sebesi hingga menuju Tanjung Berlian berjarak sekitar 10 kilometer. Tidak efektif memang jika ditempuh dengan berjalan kaki. Banyak sarana transportasi yang tersedia di Pulau Kundur. Baik itu transportasi kendaraan beroda dua maupun empat.

Untuk membuat perjalanan jelajah desa ini agar menjadi lebih berkesan tentu akan lebih baik jika dipadukan dengan fasilitas yang unik dan menarik. Di Pulau Kundur terdapat kendaraan tua yang menyerupai bus damri berbentuk unik dan masih beroperasi hingga saat ini. Angkutan umum ini sudah berusia puluhan tahun dan jumlahnya sudah semakin berkurang karena beberapa armadanya punah dimakan usia. Selain itu, angkutan umum ini juga memiliki bentuk fisik yang menarik dibagian depannya. Sedikit mirip oplet tua seperti yang terdapat di sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Oleh warga setempat angkutan umum ini dinamakan dengan Bas.

Posisi tempat duduk yang terdapat didalam Bas memang tidak seperti bus pada umumnya. Bentuknya memanjang dikiri dan kanan seperti tempat duduk pada metro mini di Jakarta. Kendaraan yang masih terlihat dominasi bahan kayunya ini memiliki jendela yang terbuka tanpa kaca.

Jika dijadikan kendaraan untuk berwisata memang kurang efektif jika posisi tempat duduknya berbentuk memanjang di bagian kiri dan kanan. Agar memberikan kenyamanan kepada penumpang, posisi tempat duduk ini bisa dimodifikasi menjadi tempat duduk pada bus pada umumnya yang mengarah ke bagian depan sehingga memungkinkan penumpang didalamnya untuk bisa melihat pemandangan dikiri dan kanan sebagaimana bus wisata yang terdapat di negara-negara di Eropa.

Kondisi sebagian Bas di Pulau Kundur sudah cukup memprihatinkan. Untuk itu diperlukan perhatian dari pemerintah setempat agar mau melestarikan kendaraan tua ini dengan mempercantiknya kembali tanpa mengubah bentuk fisik luarnya.

Panorama desa yang segar dan masih alami sangat cocok memang jika dipadukan dengan transportasi yang unik seperti Bas. Para wisatawan akan dimanjakan dengan pemandangan hijau desa dari dalam Bas yang melaju pelan sambil menikmati semilir angin yang dihembuskan oleh pepohonan sekitar.

Untuk mengundang antusiasme para wisatawan agar berkeinginan mendatangi sebuah objek wisata memang tidak terlepas dari promosi yang kreatif dan berkesinambungan. Mengingat Pulau Kundur yang mungkin masih asing ditelinga sebagian orang sehingga membuat wisatawan berpikir dua kali untuk mengunjunginya oleh karena itu diperukan sebuah jasa tur. Degan adanya sebuah paket wisata yang memilik pelayanan yang baik dan menjaminkan rasa aman tentu akan mengundang rasa penasaran wisatawan untuk berkunjung.

Pulau Kundur memang hanya sebuah pulau biasa sebagaimana pulau-pulau lainnya. Tetapi bukan tidak mungkin bisa menjadi rujukan wisatawan mancanegara jika ada niat dari pemerintah daerah setempat atau sekelompok orang untuk mau mengelolanya secara serius sebagaimana Pulau Sugi dimana Pantai Telunasnya dikelola dengan serius hingga mampu mengundang turis dari mancanegara.

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on September 25, 2012 in Backpacker

 

Tags: ,

2 responses to “Menciptakan Wisata Unik di Pulau Kundur.

  1. WISATA UNIK

    May 27, 2014 at 1:41 pm

    a good posting..
    sangat berguna dan bermanfaat infonya 😀
    mau menikmati liburan dengan paket Wisata Unik dari Sumatera Barat, silahkan kunjungi kami di Minangkabau Tours
    terima kasih..

     
  2. ikhsangouse

    July 4, 2014 at 12:43 pm

    good posting.
    mantap.
    kunjungi berita wisataunik di minangkabau Sumatra Barat

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: