RSS

Johor Bahru menjadi Awal Baru

19 May

Pelabuhan Stulanglaut tampak masih hidup dipenuhi para pekerja dan pendatang yang memasuki Malaysia. Setelah berjalan sejauh 30 meter dari tempat bersandarnya feri, aku tiba di antrian pemeriksaan paspor. Tiba giliranku. “Nak buat ape kat sini,” tanya petugas imigrasi yang menanyakan tujuan kedatanganku ke Malaysia. “Transit to Thailand,” jawabku singkat sambil direspon olehnya dengan anggukan pelan. Tanpa berceloteh panjang ia langsung menempelkan cop di pasporku.

Banyak sekali konter pemesanan taksi resmi di dalam area pelabuhan ini. Setelah menggugurkan kewajiban menunaikan sholat Maghrib di musola di dalam pelabuhan aku berjalan santai sambil meraba-raba suasana di negara kali pertama aku jejaki ini.

Aku memutuskan untuk memanfaatkan jasa taksi di dalam pelabuhan. Malam hari menjejali daerah baru seorang diri. Pilihan antisipasi yang harus aku ambil di masa-masa awal ini. Taksi melaju membawaku ke kawasan Johor Bahru City atau yang sering disebut JB City. Ragam penginapan terdapat di sini.

Sebuah hostel bernama Hongkong menjadi pilihan tempat menginap malam ini. Posisinya tidak berada di samping jalan utama, melainkan pada sisi jalan bagian dalam dekat persimpangan. Memasuki hostel tersebut harus menaiki anak tangga melewati jalan kecil yang menuju ke lantai 2. Tarif permalam cukup murah, 35 ringgit saja. Aku rasa ini tarif termurah dari semua penginapan yang ada di kawasan ini.

Lelah. Perjalanan lintas negara membelah lautan sepulang dari kantor tanpa istirahat mengharuskanku untuk segera merebahkan tubuh sesaat setelah membesihkan diri dan mengisi perut.

Selamat pagi, Johor. Sebelum mentari menampakkan dirinya aku bergegas keluar menghirup aroma pagi di kota yang terletak dekat di seberang Singapura ini. Langit terlihat mulai remang. Cahaya fajar perlahan menyingsing. Aku berjalan menyusuri tiap sudut kawasan JB City. Tata kota di sini sungguh menarik. Terlihat bersih dengan taman-taman kecil yang menghiasinya. Bak terciprat modernitas Singapura yang hanya berjarak selemparan batu.

Wajah kota di JB City berbentuk persegi yang disekat jalan-jalan alternatif di dalamnya. Penuh persimpangan. Deretan ruko bertingkat memenuhi tiap sisi jalan. Beberapa restoran mengambil posisi pada sudut persimpangan nan strategis. Didesain terbuka tanpa sekat tembok. Tertata cantik dengan tambahan ornamen di dalamnya.

Aku terus melangkah menuju bibir pulau. Ujung selatan daratan semenanjung Malaysia. Yang merupakan batas akhir dari kawasan JB City. Sebuah selat yang membelah semenanjung Malaysia dengan Singapura bernama Selat Johor. Berjarak cukup dekat ditempuh dengan berjalan kaki. Jalan besar yang terdapat di sisi bibir pulau ini merupakan jalan utama penghubung ke berbagai kawasan di Johor Bahru, termasuk ke Singapura.

Jalanan terlihat tidak terlalu dipadati kendaraan. Pada sisi selat ini dirancang menjadi taman selebar 10 meter yang berada berdampingan dengan trotoar jalan. Matahari pagi mulai menyengat. Memancarkan sinar cerahnya ke muka bumi.

Johor Bahru terhubung jembatan besar dengan Singapura. Jembatan ini tidak menggantung sebagaimana umumnya. Tetapi menyatu jejak hingga ke dasar selat. Dipadatkan dengan pasir yang ditimbun sehingga tampak seperti daratan. Mematikan aliran air di Selat Johor yang terisolasi tanpa ada sedikitpun aktifitas pelayaran di dalamnya.

Aku duduk di tepi selat sambil memandangi padatnya arus kendaraan menuju Singapura di jembatan lintas negara tersebut. Dijejali oleh para pekerja asal Malaysia yang mengadu nasib di negara tetangga. Jarak yang sangat dekat membuat para pekerja Malaysia tidak perlu membuang biaya mencari rumah untuk tinggal di Singapura. Tentu saja merupakan keuntungan tersendiri bagi pekerja khususnya dari Johor Bahru mengingat biaya hidup di negeri singa yang terbilang cukup mahal.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on May 19, 2015 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: