RSS

Sabang, Primadona Pariwisata Aceh di Nol Kilometer Indonesia

08 Apr

 

IMG_1764

Pesona Sabang Aceh

Nol kilometer. Begitulah ciri khas yang tersemat pada salah satu destinasi wisata di ujung barat Indonesia bernama Sabang. Sabang merupakan salah satu destinasi unggulan di Tanah Air. Pesona alam dan keunikannya yang terletak pada titik nol kilometer negeri ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Sabang terletak di Pulau Weh, sebuah pulau kecil seluas 156,3 km2. Sebagaimana namanya, pulau ini memang berbentuk huruf W (Weh).

Sabang merupakan bagian dari Provinsi Aceh. Secara administratif merupakan sebuah daerah berstatus kotamadya. Kota Sabang merupakan satu-satunya kota di Indonesia yang tidak memiliki traffic light atau ‘lampu merah’. Jadi tidak perlu khawatir dengan kemacetan. Selain itu, kota ini terbilang aman dari pencurian kendaraan, mengingat kawasan pulaunya yang kecil dan disekat oleh lautan.

Selain keindahan alam yang dimilikinya, pulau ini juga memiliki infrastruktur yang tertata dengan baik. Jalan-jalan di sepanjang Kota Sabang dilapisi aspal mulus dan lebar. Deretan pepohonan besar nan rimbun di pinggir jalan menghadirkan kesejukan di tengah kota. Provinsi yang dikenal dengan Serambi Mekkah ini memang terkenal dengan infrastruktur jalannya yang rapi, tidak hanya di Sabang tetapi juga di berbagai wilayah di Provinsi Aceh. “Aceh gitu loh!” seorang teman berucap ketika saya terkagum melihat koleksi foto liburannya berupa jalan-jalan yang beraspal mulus lagi bersih.

IMG_1865

Kota Sabang yang bersih

IMG_1786

Masjid Agung Babussalam Sabang

IMG_1638

Kota Sabang yang memiliki pepohonan rimbun

IMG_1636

Segarnya Kota Sabang

 

 

IMG_1793

Kota Sabang nan hijau

IMG_2017

Jalanan di Kota Sabang yang beraspal kinclong dan bersih

IMG_1847

Banyak terdapat pohon-pohon tua di Kota Sabang

IMG_1829

Meski di wilayah pedesaan tetapi jalanannya tetap beraspal mulus

 

IMG_1851

Jalan setapak di dekat Kota Sabang

IMG_1819

Kantor Walikota Sabang

 

Sabang memiliki keindahan alam yang memesona. Hamparan lautnya yang terbentang luas dan jernih memberikan kesegaran saat memandangnya. Terlebih saat sang mentari memercikkan kepingan sinarnya ke atas permukaan laut, menghadirkan sensasi seperti butiran-butiran kristal. Selain itu, gugusan pulau-pulau yang ada di sekitarnya menambah keelokan saat memandang di tepi-tepi laut Pulau Weh.

Saat melakukan perjalanan dari pelabuhan Balohan menuju pusat kota maka di tengah perjalanan terdapat ragam pilihan destinasi wisata seperti benteng peninggalan tentara Jepang. Di sini tersedia jalan-jalan setapak yang tampak terawat dan sebuah meriam peninggalan jepang. Di spot perjalanan selanjutnya terdapat ragam pantai yang tersebar di beberapa titik jalan.

Di sekitar Pulau Weh masih terdapat beberapa pulau kecil di sekitarnya yang luasnya tidak lebih dari satu kilometer persegi: Rubiah, Rondo, Klah dan Seulako. Salah satunya merupakan destinasi favorit wisatawan, Pulau Rubiah, yang merupakan tempat terbaik untuk melakukan diving dan snorkling. Bagi pecinta alam buah laut, Sabang wajib dijadikan sebagai salah satu daftar kunjungan. Karena terumbu karang yang tumbuh di sekitar laut pulau ini merupakan habitat dari berbagai spesies ikan.

Tidak hanya destinasi berupa wisata bahari, pulau ini juga menyuguhkan keindahan alam berupa hamparan pegunungan dengan puncak tertinggi adalah Gunung Fumarolik dengan ketinggian 617 meter. Letusan gunung inilah yang menyebabkan Pulau Weh terpisah dari daratan Pulau Sumatera yang terjadi pada zaman pleistosen.

Sabang memang menjadi destinasi yang paling diminati oleh wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Terdapat berbagai villa milik orang asing yang tersebar di beberapa pantai pulau ini. Keindahan laut Sabang yang berada di kawasan Laut Andaman menjadi daya tarik bagi para investor.

IMG_1716

Bibir pulau penuh bebatuan yang dihantam gelombang

IMG_1766

Terdapat banyak pulau kecil di sekitar Pulau Weh

100_1528

Keindahan di ujung Barat Indonesia

IMG_1799

Wisatawan bersantai di ssepanjang bibir pulau

Sabang cukup mudah ditempuh dari ibukota ProvinsiAceh, Banda Aceh, hanya memerlukan waktu 45 menit perjalanan dengan menggunakan kapal cepat yang dikenal dengan Kapal Motor Express yang berangkat tiap dua kali sehari dari pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh pada pukul 9.30 dan 16.00. Tarifnya pun cukup terjangkau yaitu Rp. 85 ribu sekali jalan. Bahkan ada tarif yang lebih murah dengan memilih alternatif kapal lambat yang sering disebut dengan kapal feri dengan jarak tempuh selama 2 jam perjalanan. Kapal ini pun berangkat dua kali sehari yakni pada pukul 11.00 dan 16.00 dengan tarif hanya Rp. 25 ribu.

Ketika tiba di pelabuhan Balohan di Pulau Weh terdapat banyak pilihan moda transportasi yang bisa digunakan untuk menuju ke pusat kota, mulai dari roda dua hingga roda empat, diantaranya adalah motor, mobil, bahkan tersedia juga becak. Tarif yang dikenakan berkisar antara Rp. 20 ribu hingga Rp. 50 ribu dengan waktu tempuh selama 20 menit. Namun jika hendak menuju titik Nol Kilometer tarifnya sekitar Rp. 70 ribu hingga Rp. 100 ribu. Namun pilihan yang lebih membuat bebas bergerak tentu saja dengan menyewa kendaraan. Tarif sewa motor adalah Rp. 50 ribu selama 10 jam. Namun jika hendak lebih lama, yaitu 24 jam, tarif sewanya adalah Rp. 100 ribu. Sedangkan tarif sewa mobil adalah Rp. 500 ribu selama sehari sudah termasuk supir yang siap memandu perjalanan.

Soal akomodasi tentu saja tersedia banyak pilihan penginapan di kota wisata yang masuk dalam 14 destinasi terbaik di Indonesia ini. Perihal makan tidak perlu khawatir. Berbagai rumah makan tersebar di berbagai titik dengan tarif yang bersahabat di kantong. Berkisar antara Rp. 10 ribu hingga Rp. 15 ribu. Lauk ikan lebih murah dibandingkan ayam. Bahkan jika pagi hari penjual nasi mematok harga hanya Rp. 5 ribu hingga Rp. Rp. 8 ribu saja. Jika ingin sekadar menyeruput teh atau kopi cukup mengeluarkan uang sebesar Rp. 3 ribu hingga Rp. 4 ribu.

IMG_2106

Pelabuhan Balohan Sabang

IMG_1484

Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang

IMG_1480

Tiba di pelabuhan Balohan Sabang

Ehm. Cerita tentang Sabang ini saya dapatkan dari cerita-cerita berbagai sumber. Dan tentu saja dari teman-teman yang sudah terlebih dahulu mengunjungi pulau mungil ini. Ya, saya memang belum pernah merasakannya secara langsung sampai tulisan ini dibuat. Melainkan melalu imajinasi yang bermain tentang segala informasi yang saya dapatkan. Salah satunya adalah dikarenakan letak geografisnya yang berada di lautan lepas Samudra Hindia dekat Laut Andaman. Tentu Anda pun dapat membayangkan keeksotisan lautnya bukan?

Meski pernah sekadar menumpang lahir di Aceh tepatnya di Idi Rayeuk Aceh Timur namun saya belum sempat melihat keelokan di Tanah Rencong ini. Karena mengikuti orangtua yang pindah ke Kepri, tepatnya di Pulau Kundur, saat usia saya belum genap 2 tahun. Bahkan melihat tanah kelahiran pun saat usia saya telah memasuki kepala dua. Saya yakin suatu saat bisa menjejakkan kaki di primadona pariwisata milik Aceh ini. Pulau paling barat di negeri tercinta. Kalau tidak melalui kompetisi yang saya ikuti sekarang ini, mungkin dengan jalan cerita yang berbeda. In Sya Allah.

img00439-20151101-1658-5638aab9c4afbd0c154e63ac

Pariwisata Aceh, Sabang Marine Festival 26-30 April 2016

IMG_1152

Bermimpi dulu sebelum ke Sabang…

nadzri takuma

Terimakasih kepada Pak Mohd. Nadzri Moin dari Dinas Pariwisata Malaysia dan Takuma Ibamoto sahabat backpacker dari Jepang yang telah membagikan artikel ini di laman FB

*dokumentasi foto kawan-kawan… (Fairuz, Rini, Fuji)

Advertisements
 
30 Comments

Posted by on April 8, 2016 in traveling

 

Tags: , , , , , , , , ,

30 responses to “Sabang, Primadona Pariwisata Aceh di Nol Kilometer Indonesia

  1. sarah eyie

    April 9, 2016 at 1:29 am

    Jadi kangen tenangnya suasana jalan disabang.

     
    • Fadliuno

      April 9, 2016 at 2:02 am

      iya tenang dan hijau banget ya kotanya mba sarah. jadi penasaran pengen ke sana.. 🙂

       
  2. Danan Wahyu Sumirat

    April 9, 2016 at 1:34 am

    hahahaha kangen sabang, yg belum kesampean itu melihat semua prasasti dan bangunan bersejarah di sabang….

     
    • Fadliuno

      April 9, 2016 at 2:01 am

      yuuk kesana lagi mas.. tuntasin semuanya hehe

       
      • Danan Wahyu Sumirat

        April 9, 2016 at 2:08 am

        Aku sabang udah hampir semua krn 5 hari ngemper dimana mana… pengen banda aceh. Apalagi skrg ada direct flight dari batam… aku ngiler

         
      • Danan Wahyu Sumirat

        April 9, 2016 at 12:31 pm

        Banda aceh yukkk abisin sampe sabang

         
      • Fadliuno

        April 10, 2016 at 12:18 am

        Yuuk mas…

         
      • Danan Wahyu Sumirat

        April 10, 2016 at 12:20 am

        Kalo menang lomba diajakin ke sabang ngga ya? *ngarep

         
      • Fadliuno

        April 10, 2016 at 7:45 am

        Ikutan lombanya juga kak.. haha

         
  3. sarah eyie

    April 9, 2016 at 3:13 am

    Semoga bisa melancong kesabang ya bang fad……aku terkenang disabang saat dicegat ama kawanan sapi yg dibiarkan bebas dijalanan…capek si supir klakson…eeh sapinya malah mandangin kami aja gak mau menepi….setelah mobil berjalan pelan mendekati baru satu persatu sapinya minggir…😁😁

     
    • Fadliuno

      April 9, 2016 at 4:09 am

      Aamiin makasih mba sarah.. haha itu sapinya songong banget ya mba 😀

       
  4. linasasmita.com

    April 9, 2016 at 3:18 am

    Ooh dah pindah Medan rupanya orang Kundur satu ini. Aku belum pernah ke Sabang Om. Cuma dalam mimpi aja. Moga segera bisa ke sana.

     
    • fadliuno

      April 22, 2016 at 2:21 am

      Masih bolak balik ke kampung juga kok teh hehe..

      Semoga mimpinya jadi kenyataan ya teh Aamiin 🙂

       
  5. Avant Garde

    April 9, 2016 at 4:54 am

    salam kenal… saya pernah tinggal di kundur setahun 🙂

     
    • Fadliuno

      April 9, 2016 at 5:01 am

      Salam kenal juga Mas Avant. Wah, pernah tinggal di Kundur ya. Dalam rangka apa waktu itu mas dan tinggal dmn?

       
      • Avant Garde

        April 11, 2016 at 12:57 am

        tugas disana bang, di tanjung batu dekat pasar, salam kenal, ijin bw dan follow blognya 🙂

         
      • Fadliuno

        April 11, 2016 at 5:25 am

        ok bro. saya juga udah baca artikelnya tentang tanjungbatu hehe makasih 🙂

         
      • Avant Garde

        April 12, 2016 at 1:31 am

        sip bang .. makasih 🙂

         
      • fadliuno

        April 12, 2016 at 1:47 am

        ada koleksi foto2 tanjungbatu or pulau kundur tak bro?

         
      • Avant Garde

        April 12, 2016 at 2:25 am

        ade, bang … tp yg diblog error semua

         
      • fadliuno

        April 12, 2016 at 2:40 am

        boleh minta? share di whatsapp aja jg gpp 🙂

         
      • Avant Garde

        April 12, 2016 at 7:33 am

        wa abang brp ?

         
      • fadliuno

        April 12, 2016 at 4:39 pm

        Kirim via email aja nomornya bro.. rakhmad.fadli@gmail.com

         
      • Avant Garde

        April 13, 2016 at 3:01 am

        sent

         
  6. adventurose

    April 9, 2016 at 5:32 pm

    Aku pengen banget ke Sabang…..

     
    • Fadliuno

      April 10, 2016 at 12:19 am

      Ayo ikutan lombanya mba.. 🙂

       
  7. Menghilangkan Kencing Nanah Dengan Tumbuhan Alami

    April 20, 2016 at 4:00 am

    Wah pengalaman yang sangat menarik ka … jadi ingin Sabang …

     
    • fadliuno

      April 22, 2016 at 2:35 am

      Semoga bisa ke sana ya. Terimakasih telah berkunjung 🙂

       
  8. Yuk Jalan

    April 23, 2016 at 7:46 am

    Mantrap gan review tempat sabang, mesjid sabang adem ya ..kira2 berapa ya butuh budget kalau 1 minggu di sabang gan ?

     
    • fadliuno

      April 23, 2016 at 9:37 am

      Tulisan ini untuk dilombakan gan. sumbernya saya dpt dari keluarga yg udah ke sana. saya belum hehe.
      Tapi menurut info yg saya dapat kalau 1 minggu di sana, 2 juta cukuplah..

      makasih udah mampir gan 🙂

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: