RSS

Film Kalam-kalam Langit: Kisah Romansa Islami di Pulau Lombok

13 Apr
alam 7

Film Kalam-kalam Langit

Film Kalam-kalam Langit akan menghiasi layar bioskop mulai 14 April 2016. Film ini merupakan perpaduan antara religi dan alam. Kisah yang diangkat dari kehidupan sehari-hari di sebuah pulau eksotis negeri ini. Pulau yang juga dikenal sebagai Pulau Seribu Masjid karena hampir setiap satu kilometer selalu ditemukan Masjid. Ya, Pulau Lombok.

Semua orang tentu tahu dengan pulau yang menjadi salah satu primadona pariwisata Indonesia ini. Alamnya yang eksotis mulai dari gunung hingga pantai memang sungguh memukau bagi siapa saja yang menyaksikannya. Gunung Rinjani, Pantai Senggigi, dan puluhan gili (pulau kecil) yang dimilikinya merupakan sebagian kecil dari keindahan alam yang dimiliki pulau ini.

 

 

 

alam 1

alam 2alam 3alam 4alam 5alam 6alam 8alam 9kalam 2 langit

Eits, kok malah membahas soal wisata. Baiklah, kembali ke film KKL. Film ini menceritakan tentang seorang pemuda bernama Ja’far (Dimas Seto) yang memiliki kefasihan dalam melantunkan ayat-ayat Al Quran. Pernah mendengar lantunan Al Quran mendayu merdu versi ulama-ulama di Timur Tengah sana? Seperti itulah kira-kira kemampuan membaca yang dimiliki Ja’far. Membuat orang yang mendengarnya menjadi tersentuh. Bahkan menitikkan air mata.

Kemampuan dalam membaca Al Quran terkadang suka membuat orang khilaf. Terkadang muncul rasa ingin dipuji. Berhasrat memamerkan bacaannya kepada orang lain. Seperti yang terjadi di dalam film ini. Sebuah helatan akbar perlombaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dimanfaatkan sebagai jembatan untuk meraup popularitas. Menjual agama demi kepentingan pribadi. Bahkan dalam memperebutkan hati seorang wanita sholihah. Menjadi perseteruan di antara pemuda.

“Bacalah atas nama Tuhanmu,” nasihat sang ayah (Mathias Muchus) kepada Ja’far. Ayahnya berpesan agar jangan menjadikan kalam-kalam ilahi demi sebuah popularitas atau berharap untuk mendapatkan hadiah. Ucapan dari ayahnya ini sangat mengena di hati Ja’far.
Ja’far mengenyam pendidikan di sebuah pesantren. Di tempat inilah ia bertemu dengan dua orang wanita (santriwati) yang mencuri perhatiannya: Anissa dan Azizah. Anissa adalah teman Ja’far sejak kecil. Sedangkan Azizah merupakan anak seorang kiai pemilik pesantren.

Film ini dikemas tidak berlebihan. Dilakoni sebagaimana kehidupan nyata. Bersifat manusiawi. Sebagaimana seorang pembaca Al Quran (Qori) yang ternyata masih dirasuki sifat-sifat seperti ingin dipuji, berambisi untuk juara, dan mendambakan popularitas. Selain itu, di dalam film ini juga dikisahkan tentang orang-orang di luar sana yang mendambakan kasih sayang ilahi, seperti preman bertato yang tetap menunaikan ibadah sholat.

Kalam-Kalam-Langit

Film Kalam-kalam Langit (foto: seputaracehcom)

Bagi para traveler atau pun pecinta alam, film ini bisa dijadikan tontonan menarik untuk melihat eksotisme alam Lombok. Tidak hanya lokasinya saja yang mengundang kagum tetapi kemampuan sinematografi film ini juga patut diacungi jempol. Belajar ilmu agama sambil menikmati pesona pantai-pantainya yang indah. Dijamin bikin pikiran segar setelah menontonnya.

Film yang disutradarai oleh Tarmidzi Abka ini dibintangi oleh artis-artis berpengalaman seperti Dimas Seto, Mathias Muchus, Henidar Amroe, dan Ibnu Jamil. Serta artis pendatang baru, Elyzia Mulachela dan Meriza Febriani. Selain itu di film ini juga akan diperankan oleh dua orang penghafal Al Quran 20 juz: Nasron Azizan dan Amira Syakira. Tak ketinggalan KH Said Agil Siroj dan Gubernur NTB juga turut berperan di dalamnya. Film ini ditulis oleh seorang novelis kawakan, Pipiet Senja.

 
Bagi yang ingin merasakan langsung nonton bareng bersama pemain di film ini, Dimas Seto, tunggu saja pada tanggal 24 April di beberapa kota. Sebagian besar akan diadakan di kota-kota besar di Pulau Jawa. Namun bagi yang berada di luar Pulau Jawa tidak perlu khawatir khususnya Pulau Batam. Karena Batam akan menjadi kota satu-satunya yang akan disinggahi oleh Dimas Seto untuk nonton bareng, tepatnya di XXI Mega Mall.

“Saya berharap, film ini bisa menginspirasi generasi muda untuk tekun belajar dan berlatih membaca Alquran,” ucap Dimas Seto.

 

*Dokumentasi foto capture dari trailer Film Kalam-kalam Langit

Advertisements
 
6 Comments

Posted by on April 13, 2016 in Film

 

Tags: , , , ,

6 responses to “Film Kalam-kalam Langit: Kisah Romansa Islami di Pulau Lombok

  1. 6 Obat Kencing Nanah Yang Paling Ampuh

    April 25, 2016 at 4:47 am

    Iya keren … aku udah nonton filmnya…

     
    • fadliuno

      April 26, 2016 at 12:52 am

      Terimakasih 🙂

       
  2. sarah eyie

    May 4, 2016 at 8:07 am

    saya belum nonton bang….tunggu main di RCTI saja kali ya…hehehhehe,,

     
    • fadliuno

      May 4, 2016 at 2:47 pm

      semoga ditayangin rcti ya hehe

       
  3. silvianapple

    May 4, 2016 at 8:29 am

    Lombok memang mempesona, filmnya juga bagus banget. 😀

     
    • fadliuno

      May 4, 2016 at 2:45 pm

      wah dah nonton juga ya mba. makasih ya dah mampir 🙂

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: