RSS

The Settlement Hotel, Penginapan Nyaman di Malaka

23 Dec

Jalan-jalan ke negeri jiran, Malaysia, dengan fasilitas nan elegan tentu menjadi dambaan setiap orang. Kota Malaka menjadi tujuan perjalananku kali ini. Bersama MyMOTAC dan Gaya Travel Magazine aku menginap di sebuah hotel menawan nan mewah bernama The Settlement.

Dengan menggunakan konsep boutique hotel, setiap sudut hotel ini terlihat sedap dipandang. Bergaya artistik dengan sentuhan klasik. Sekilas terlihat dari luar hotel ini tampak berbentuk kotak. Tetapi saat pertama kali melangkahkan kaki masuk melintasi gerbangnya maka mata anda akan sibuk melihat-lihat hingga detail ornamen-ornamen yang menghiasinya.

Sebuah ayunan berbentuk tempurung menggantung di pekarangan depan pintu kaca hotel. Warna putih yang menutupinya menambah kesan elegan. Kursi gantung tersebut hanya berjumlah satu sehingga menghadirkan suasana yang tenang.

Dari tempat kursi gantung itu hanya selangkah menembus pintu masuk resepsionis. Dua orang resepsionis menyambut dengan ramah. Meja resepsionis seperti meja perkantoran sehingga pengunjung bisa duduk di kursi di depannya. Setelah melakukan check in, resepsionis menawarkan menu yang akan disantap untuk besok pagi. Tersedia makanan khas, chinesse food, hingga western food.

Sebenarnya saat memasuki gerbang masuk hotel ini, di sisi samping ruang resepsionis ada jalan koridor sepanjang 50 meter. Tampak beberapa sepeda yang bisa disewa oleh penginap dengan tarif 15 ringgit per jam. Di sisi kanan merupakan pekarangan minimalis yang ditumbuhi rumput hijau.

Masih di area koridor, jalan sedikit lagi akan tampak ruang makan dengan konsep elegan di sisi kiri. Ruangan ini tidak dibatasi tembok dengan koridor. Bersebelahan dengan ruang resepsionis di depannya yang dibatasi dengan tembok kaca dengan sebuah pintu penghubung. Selain itu, ruangan ini juga berfungsi sebagai pusat untuk menuju ke semua tempat. Termasuk menuju ke lantai dua melalui sebuah tangga di sampingnya.

Kembali ke koridor. Tepat di sebelah ruang makan tadi terdapat area barista atau konter minuman. Sementara di sisi kanan terdapat meja persegi panjang dan bangku berwarna putih. Meja ini digunakan untuk meletakkan lauk pauk. Sebagiannya bisa dimanfaatkan untuk tempat makan. Di sebelah konter barista terdapat mini ballroom atau ruangan pertemuan yang berukuran mungil dengan luas 15 x 15 meter.

Tepat di ujung koridor lalu berbelok selangkah ke kiri terdapat lift yang membawa ke kamar-kamar hotel hingga rooftop. Aku menempati kamar di lantai tiga. Sebagaimana hotel berbintang lainnya, koridor di antara kamar-kamar hotel ini terkesan sepi dan tenang. Alasnya berupa karpet tebal nan empuk.

Nuansa Elegan

Kamar-kamar di The Settlement Hotel didesain elegan. Saya menempati kamar double bed. Penataan cahaya tampak serasi dengan isi ruangan. Di depannya terdapat lemari permanen yang terdapat gantungan baju dan peralatan setrika pakaian. Di sisi lemari merupakan tempat perlengkapan minuman yang dilengkapi dengan pemanas air.

Kamar mandi berada di sudut dengan luas 1,5 x 3 meter. Terdapat bathroom yang berbentuk hampir membulat sempurna. Dilengkapi dengan shower di atasnya beserta persediaan air panas. Di dekat pintu masuk terdapat sebuah tangga terbuat dari bambu yang berfungsi sebagai tempat menggantung handuk atau pakaian. Wastafel yang dilengkapi cermin. Peralatan mandi berupa sabun dan sampo tersedia dalam botol mini.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on December 23, 2016 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: