RSS

Love Overland

14 Feb

images-33

Perjalanan melalui jalan darat adalah hal yang sangat menyenangkan. Kalau ada perjalanan ke luar kota, jika tidak mendadak, aku lebih memilih melintasi daratan, menggunakan bis. Meski saat ini, harga tiket pesawat bahkan ada seharga nasi padang.

Jalan-jalan bukan sekadar sampai di tujuan. Perjalanan itu sendirilah tujuannya. Tak jarang, saat tiba di tujuan, seakan merasa perjalanan sudah berakhir saja.

Seperti pengalamanku saat menempuh perjalanan darat dari Medan ke Jakarta. Saat bis mulai bergerak mengawali perjalanan, seakan semangat pun mulai mengecas. Rasa excited melihat tempat-tempat baru dan berbeda.

Waktu yang paling aku sukai adalah saat mentari masih menampakkan dirinya, siang hari. Melihat kehidupan masyarakat lokal dari balik jendela bis. Bahasa dan kebiasaan yang senantiasa berubah. Berawal dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, hingga berakhir di Jakarta.

Salah satu lintasan favoritku adalah daerah Mesuji, Lampung. Di sini akan terlihat suguhan berupa rumah-rumah nan artistik. Ornamen-ornamen peribadatan umat Hindu. Ya, daerah ini banyak dihuni orang Hindu. Selama sekitar 15 menit pemandangan ini akan menjadi panorama nan berkesan.

Di perlintasan Lampung ini juga ada kawasan ladang tebu yang super luas, seakan tak bertepi. Memandangnya mampu merontokkan rasa jenuh. Segar sekali. Mirip ladang-ladang di negeri barat sana. Perkebunan penghasil gula ini adalah milik perusahaan gulaku.

Perjalanan darat memang selalu menyuguhkan hal-hal menarik dan tak terduga. Meskipun itu hanya pemandangan berupa hiruk-pikuk kehidupan di pasar kumuh, tetapi bagiku adalah suguhan nan menarik.

Kalau sudah cinta terhadap sesuatu terkadang bagi orang lain akan terlihat aneh. Ibarat seorang penggila bola yang rela bangun di saat orang sedang tahajud. Sama halnya dengan kegemaranku berpetualang melintasi bumi.

(foto culturacollectiva. com)

Advertisements
 
9 Comments

Posted by on February 14, 2017 in Uncategorized

 

9 responses to “Love Overland

  1. Danan Wahyu Sumirat

    February 14, 2017 at 3:25 pm

    amankan pertamak kk

     
    • fadliuno

      February 15, 2017 at 1:11 am

      wkwkw

       
  2. menixnews

    February 15, 2017 at 1:17 am

    Saye juga suka jalan darat…. sayangnya kalau jalan siang hari, panasnya kerasa bangets walau di bus sudah ada AC nya…. apalagi kalau naik bus nya sampai 3 hari 3 malam seperti PKU-SUB yang pernah saya lalui… HWHWHWHW

     
  3. Eka Handa

    February 15, 2017 at 3:30 am

    Sama bang, perjalanan darat itu lebih asyik karena kita bisa ngeliat pemandangan alam sama kegiatan warga sekitar yang jarang kita jumpai ditempat asal kita.

     
    • Dian Radiata

      February 15, 2017 at 5:09 am

      Jadi kangen overland. Paling suka perjalanan jauh naik kereta. Dulu kalo naik kereta pasti milih kereta ekonomi. Banyak jajanan euy…

       
  4. ahmadi sultan

    February 15, 2017 at 10:28 am

    Kalau jalan-jalan di luar negeri juga saya lebih suka overland. Bahkan waktu sebulan jalan-jalan di Eropa, gak pernah pake flight dari satu negara ke negara lain.

     
  5. Avant Garde

    February 16, 2017 at 6:25 am

    membacanya ingat overland lampung-palembang, mesuji byk banget rumah ala bali

     
  6. Fauzi

    April 30, 2017 at 2:11 am

    Nice story…jadi tahu dalil dalil yg ada.
    Tfs

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: