RSS

Wahai Manusia, Traveling-lah di Segala Penjuru Dunia!

20 Feb
jalan-jalan-halal

Sepasang kekasih halal menjelajahi alam (foto nadhillah gayvani)

Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. [Al Mulk: 15]

Siapa yang tidak suka jalan-jalan? Rasanya belum pernah bertemu sama tipe orang seperti ini. Kalaupun ada yang mengatakan tidak suka jalan-jalan, biasanya orang tersebut mempertimbangkan tentang pengeluaran kepada hal-hal yang menurutnya lebih penting.

Sehingga tak jarang ada yang mengatakan jalan-jalan hanya untuk menghambur-hamburkan uang saja. Tidak salah memang. Tetapi yakinlah, meski ia memiliki idealisme seperti itu, namun jika diajak jalan-jalan, apalagi gratis, rasanya mustahil ia untuk menolak.

Umumnya, orang yang melakukan jalan-jalan tujuannya tidak lain adalah untuk refreshing. Menyegarkan diri setelah dihadapi dengan rutinitas pekerjaan. Jalan-jalan adalah obat penghilang rasa lelah. Memang banyak cara untuk meredam rasa lelah. Tetapi yakinlah, jalan-jalan adalah obat paling mujarab, walaupun sekadar bersilaturahmi ke rumah saudara atau berkunjung ke taman di komplek rumah.

Tentu saja jalan-jalan yang dimaksud di dalam Al Quran sebagaimana di awal paragraf ini adalah yang bermakna positif, mengandung manfaat. Yang membuat diri semakin dekat kepada Sang Pencipta. Dengan menjelajahi segala penjuru bumi, bahkan mungkin ke luar angkasa. Melihat ciptaan-Nya yang memesona, sehingga tak jarang membuat berdecak kagum.

Salah satu manfaat jalan-jalan adalah semakin menyadari bahwa diri ini sangat kecil di hadapan-Nya. Bagai butiran debu. Sehingga senantiasa untuk belajar menjadi lebih baik.

Menyaksikan keindahan alam, bahkan keajaiban dunia yang diakui dalam The Seven Wonder, tujuh keajaiban dunia. Merasakan perbedaan dengan ragam bahasa. Aneka ras dengan warna kulit yang berbeda-beda. Padahal sejatinya, nenek moyang manusia adalah satu, Adam dan Hawa.

Manusia disuruh untuk bertafakkur. Merenung. Bersyukur. Dan semakin mendekatkan diri kepada Sang Pemilik Alam Semesta.

 

Berikut ayat-ayat Al Quran yang memaknai tentang perjalanan:

“Dan apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi dan memperhatikan bagaimana akibat (yang diderita) oleh orang-orang yang sebelum mereka? Orang-orang itu adalah lebih kuat dari mereka (sendiri) dan telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya lebih banyak dari apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata. Maka Allah sekali-kali tidak berlaku lalim kepada mereka, akan tetapi merekalah yang berlaku lalim kepada diri sendiri.” [Ar Rum: 9]

 

“Berjalanlah di (muka) bumi, maka perhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” [Al Ankabut: 20]

 

“Berjalanlah kamu (di muka) bumi, lalu perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berdosa.” [An Naml: 69]

 

“…berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).” [An Nahl: 36]

 

“Maka apakah mereka tiada mengadakan perjalanan di muka bumi lalu memperhatikan betapa kesudahan orang-orang yang sebelum mereka. Adalah orang-orang yang sebelum mereka itu lebih hebat kekuatannya dan (lebih banyak) bekas-bekas mereka di muka bumi, maka apa yang mereka usahakan itu tidak dapat menolong mereka.” [Ghafir: 82]

 

 

Advertisements
 
8 Comments

Posted by on February 20, 2017 in Uncategorized

 

Tags: , , , , ,

8 responses to “Wahai Manusia, Traveling-lah di Segala Penjuru Dunia!

  1. Silviana Noerita

    February 20, 2017 at 9:31 am

    Ilmu tambahan nih untuk saya. Ohya, bener banget tuh mas Fad, ada loh teman saya yang (dulunya) bilang gak suka jalan-jalan dengan alasan buang waktu dan tenaga. Tapi sekarang kayaknya dia udah tobat dan udah mau jalan-jalan 😀

     
  2. Danan Wahyu Sumirat

    February 20, 2017 at 9:35 am

    ya ketinggalan pertamax

    foto siapa yang dicompot kak?

     
  3. sri murni

    February 20, 2017 at 11:23 am

    Duh…. penuh tausiah tulisannya….

     
  4. ahmadi sultan

    February 21, 2017 at 2:06 pm

    Pernah baca dari kutipan kisah Ibnu Batutah, sang backpacker Islam dari Maroko 🙂
    Dan saya pun menanamkannya dalam benakku 🙂

     
  5. Robbi Hafzan

    February 22, 2017 at 1:59 am

    wah… banyak ternyata ayat ayat yang menyebutkan tentang perjalnanan,

     
  6. Yulia Marza

    February 22, 2017 at 7:45 am

    Jalan jalan selain menyegarkan pikiran..juga menambah rasa syukur

     
  7. Fauzi

    May 18, 2017 at 9:21 am

    Taddabur alam. Menikmati ciptaan Nya sambil mengingat Nya.

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: